Mig33 for user : Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh

Puisi ini aku tulis untuk user mig33. Mudah-mudahan bisa mengambil hikmah dari puisi ini :

Ksatria jatuh cinta pada puteri bungsu dari kerajaan bidadari.
Sang puteri naik ke langit.
Ksatria kebingungan.
Ksatria pintar naik kuda dan bermain pedang.
Tapi tidak tahu caranya terbang.
Ksatria keluar dari kasti untuk belajar terbang pada kupu-kupu.
Tetapi kupu-kupu hanya bisa menempatkan di pucuk pohon.
Ksatria lalu belajar pada burung gereja.
Burung gereja hanya mampu menerbangkannya sampai ke atas menara.
Ksatria kemudian berguru pada burung elang.
Burung elang hanya sanggup membawanya ke puncak gunung.
Tidak ada unggas bersayap yang mampu terbang lebih tinggi lagi.
Ksatria sedih, tapi ia tidak putus asa.
Ksatria memohon pada angin.
Angin mengajarinya berkeliling mengitari bumi.
Lebih tinggi dari gunung dan awan.
Namun sang puteri jauh di awang-awang.
Dan tak ada anging yang mampu menusuk langit.
Ksatria sedih dan kali ini dia putus asa.
Sampai suatu malam ada bintang jatuh.
Yang berhenti mendengarkan tangis dukanya.
Ia menawari ksatria untuk melesat secepat kilat.
Melesat lebih cepat dari cahaya dan setinggi sejuta langit dijadikan satu.
Namun kalau ksatria tidak mampu mendarat tepat di puterinya, maka ia akan mati hancur dalam kecepatan yang membahayakan.
Menjadi serbuk yang menaburi langit dan tamat.
Ksatria setuju.
Ia relakan kepercayaan pada bintang jatuh.
Menjadi sebuah nyawa.
Dan ia relakan nyawa itu bergantung pada serpihan detik yang mematikan.
Bintang jatuh menggenggam tangannya.
“inilah perjalanan sebuah cinta” ia berbisik.
“tutuplah matamu ksatria, katakan untuk berhenti begitu hatimu merasakan keadaannya”.
Melesatlah mereka berdua.
Dingin yang tak terhingga serasa merobek ksatria mungil.
Namun hangat jiwanya diterangi rasa cinta dan dia merasakannya.
“berhenti !!!”
Bintang jatuh melongok ke bawah dan diapun melihat sesosok puteri cantik yang kesepian.
Bersinar bagaikan orion di tengah kelamnya galaksi.
Iapun jatuh cinta.
Dilepaskannya genggaman itu.
Sewujud nyawa yang terbentuk atas cinta dan kepercayaan.
Ksatria meleset menuju kehancuran.
Sementara sang bintang mendarat turun untuk dapatkan sang puteri.
Ksatria yang malang.
Sebagai balasannya di langit kutub dilukiskan aurora.
Untuk mengenang kehalusan dan ketulusan hati sang ksatria.

Posted on 30/12/2009, in MIG33 and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Wkwkwkwkwkwkwkw..Sejak kapan ente jadi romantis mad? Atau jangan2 ente lg patah hati ya ama laure bkikikiki kacian😥

  2. posting yang aneh….hihihihihi….

  3. (thumbsup):D

  4. mnteepppp kta2 nya😀

  5. dwijiro / lri

    supernova. . .

  6. hahaha ksatria putri dan bintang jatuh.. kutipan..

  7. WOW,,, sangat mengharukan sekali ceritanya, sampai2 aku membayangkan kalau aku yg jadi ksatrianya…
    hehehe…
    met tahun baru amadnoy, smoga sukses selalu…
    amin.

  8. binun aku bang..😐

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: