Teknologi 4G Terlalu Dilebih-lebihkan

4G amadnoy Operator mulai gembar-gembor revolusi teknologi jaringan nirkabel 4G. Tapi perkembangan teknologi dari 3G ke 4G sebenarnya tidak sedramatis saat perubahan dari 2G ke 3G.

4G secara sederhana diartikan sebagai cara baru penggunaan gelombang udara yang dari awal didesain untuk transmisi data, dan bukan untuk panggilan telepon. Untuk melakukan itu, teknologi tersebut meminjam aspek dari generasi terbaru WiFi, teknologi nirkabel dengan daya jangkau pendek.

Bagi konsumen, 4G akan berarti kecepatan dalam mengakses data. Misalnya pemutaran video mungkin akan berjalan lebih baik dengan resolusi yang lebih tinggi. Video conference yang cukup sulit dilakukan dengan 3G mungkin akan bekerja lebih baik pada 4G. Tidak hanya itu, permainan game juga akan mendapat keuntungan.

Di lain pihak, cukup sulit untuk menentukan kelebihan dari ponsel 4G, dibandingkan perangkat 3G. “Perbaruan ke 4G lebih seperti perbaikan sesuatu yang sebelumnya telah dapat Anda lakukan,” kata Matt Carter, presiden dari Sprint divisi 4G. “Ini seperti perbedaan antara menonton TV biasa dengan TV beresolusi tinggi,” tambahnya.

Jadi perkembangan dari 3G ke 4G tidak sedramatis saat perubahan dari 2G ke 3G, di mana untuk pertama kali kita bisa melakukan web browsing, download video dan film secara langsung dari ponsel secara lancar. Perkenalan 3G dimulai sejak 5 tahun lalu, namun hingga kini teknologi itu terus berkembang.

Ada klaim yang menyebut 4G akan lebih cepat dan lebih baik. Memang 4G akan lebih cepat dibandingkan jaringan 3G, sekitar 5 kali lebih cepat. Namun, beberapa operator lain juga merencanakan meng-upgrade jaringan 3G mereka sehingga menawarkan kecepatan transfer data yang mungkin malah lebih tinggi dibandingkan kecepatan jaringan 4G.

“Dibandingkan fokus pada kecepatan sebenarnya, operator akan mencoba membuat kerangka marketing mereka soal 4G ini,” kata Dan Hays yang menangani bidang telekomunikasi di perusahaan konsultasi manajemen PRTM. “Ini merupakan cerita mengerikan dari sudut pandang konsumen karena sangat membingungkan,” imbuhnya.

Penambahan spektrum baru mungkin akan lebih penting. Bukan masalah apakah 4G atau 3G, tapi adanya spektrum baru berarti perusahaan dapat mengakomodasi lebih banyak perangkat yang haus data, seperti smartphone.

Selain itu, masih ada beberapa manfaat tambahan dari 4G. Meskipun tidak selalu lebih cepat daripada 3G, jika berhubungan dengan download data besar maka 4G sudah pasti lebih cepat. Namun perbedaan hanya dalam hitungan detik.

Dalam lima tahun dan seterusnya, banyak ponsel akan miliki kemampuan 4G namun mereka akan menggabungkan ini dengan 3G. Alih-alih revolusi dengan tiba-tiba, konsumen akan melakukan transisi ke teknologi terbaru. Namun untuk saat ini, 4G bukanlah peluru ajaib.

“Ini sesuatu yang penting bagi industri,” kata Bill Davidson, wakil presiden senior bidang marketing dan hubungan investor di pengembang teknologi wireless, Qualcomm. “Ini sepenuhnya soal kebutuhan, namun saya pikir beberapa dari hal ini terlalu dibesar-besarkan menyangkut pengharapan dari konsumen,” katanya.

Posted on 06/06/2010, in MIG33 and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. mau 3G atau 4G ga penting,, yg penting bisa xmx’an & telfon2an ^_^

  2. mad isat dah da kbr blm..kox lma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: